Sunat metode Manual (konvensional)

 

Sunat Manual (konvensional) adalah metode sunat atau khitan yang dilakukan untuk menghilangkan kulup penutup penis pada pria. Berbeda dengan sunat modern, metode sunat konvensional dilakukan menggunakan gunting atau pisau bedah.
Namun, penggunaan gunting atau pisau bedah khusus harus dipastikan steril saat metode sunat konvensional dilakukan.

Manfaat sunat (sirkumsisi) sendiri ditujukan untuk memotong bagian kulit luar (kulup) yang menutupi kepala penis. Dari sisi kesehatan, tindakan sunat memiliki sejumlah manfaat, antara lain membantu menjaga kebersihan penis serta mengurangi risiko penyakit HIV, infeksi saluran kemih, sifilis, herpes, serta kanker penis.

Prosedur sunat konvensional adalah:
- Dokter akan membersihkan area penis terlebih dahulu
- Pemberian bius lokal di area penis untuk menahan rasa sakit
- Dokter akan membuat sayatan melingkar untuk memotong kulup penis
- Luka bekas sunat akan ditutup dan dijahit menggunakan benang
- Prosedur sunat konvensional umumnya berlangsung lebih lama sekitar 30-60 menit. 

Setelah selesai tindakan sunat, ada beberapa langkah perawatan yang perlu diperhatikan agar proses pemulihan berjalan lancar, di antaranya mengonsumsi obat pereda nyeri dan antibiotik, mengganti perban dan membersihkan area penis secara rutin, serta mengikuti petunjuk dari dokter.

Beberapa efek samping yang bisa dialami pasca sunat konvensional, meliputi:
- Rasa sakit
- Perdarahan
- Risiko infeksi dan peradangan
- Pembengkakan
Selain itu, ada pula risiko komplikasi dari sunat konvensional, yakni terjadinya hematoma atau penumpukan darah yang ada di bawah kulit pasca operasi sunat.

Kelebihan sunat konvensional:
- Minim rasa sakit karena dibius lokal
- Risiko infeksi dan perdarahan kecil
- Efektif pada penis kecil maupun kasus fimosis 

Kekurangan sunat konvensional:
- Operasi sunat dan waktu pemulihan cenderung lebih lama 
- Hasil sunat tidak boleh terkena air dan perlu ganti perban selama seminggu

Comments

Popular posts from this blog

KLINIK KHITAN "RAJA SUNATAN"

Kumpulan Video Sunat Klinik Rajasunatan